29 Oktober 2009

Pengertian Desain Grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Batasan Media
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

Prinsip dan unsur desain
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Peralatan desain grafis
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.

Daftar Software Desain Grafis

Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:
Desktop publishing:
Adobe Photoshop
Adobe Illustrator
Adobe Indesign
Coreldraw
GIMP
Inkscape
Adobe Freehand

Webdesign:
Macromedia Dreamweaver
Microsoft Frontpage
Notepad

Audiovisual:
Adobe After Effect
Adobe Premier
Final Cut
Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash

Rendering 3 Dimensi:
3D StudioMax
Maya
AutoCad

Animasi Karakter

Pengertian dan Sejarah Animasi Karakter

Pengertian animasi karakter adalah suatu teknik penggambaran dan pengolahan karakter baik berupa 2 dimensi maupun 3 dimensi sehingga peran/karakter yang dibuat seolah-olah hidup dan bersifat seperti makhluk hidup. Untuk membuat karakter http://lautansemesta.blogdetik.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.giftampak seolah-olah hidup, dibutuhkanlah beberapa animasi yang sesuai dengan sifat dan karakteristik makhluk hidup tersebut.

Perkembangan karakter animasi sudah sangat luas. Jika kita flash back pada era sebelum masehi sebenarnya sudah ada contoh-contoh penggambaran suatu karakter yang menceritakan suatu kejadian yang dialamai oleh manusia saat itu. Biasanya digambarkan pada dinding gua dengan menggunakan darah hewan atau diukir. Memang belum terdapat efek dari animasinya, namun dengan berkali-kali digambarkannya sebuah objek sehingga menjadikan sebuah cerita

Selain itu di Indonesia pun juga sudah berkembang dunia per-animasian. Sebagai contoh yaitu animasi pewayangan dalam hal ini adalah Wayang Kulit. Menurut pendapat Dr. G.A.J. HAZEU pada sebuah buku yang berjudul Wayang – Asal-usul, Filsafat dan Masa Depannya, dalam disertasinya uraian terakhir bab 4 menjelaskan bahwa pertunjukan wayang telah ada setidak-tidaknya sebelum tahun 400 sesudah Masehi. Namun, memang disini belum terdapat efek-efek animasi yang mendukung pada saat pentas diselenggarakan. Baru pada zaman Wali Songo yaitu pada era Sunan Kalijaga, dibuatlah pewayangan dengan efek-efek animasi berupa pencahayaan dan suara. Cerita pun didominasi tentang pengenalan agama Islam, baik berupa cerita para nabi, petuah-petuah hingga cerita hakikat kehidupan manusia seperti cerita Bimasakti (Wrekodara) dan Dewa Ruci.

Pada Abad 21 perkembangan animasi mulai mengaitkan pada teknologi komputer. Dari proses penggambaran, pewarnaan, dan penganimasian. Sebagai contoh animasi yang sangat terkenal dan banyak digandrungi oleh anak-anak adalah animasi berupa kartun yaitu Tom and Jerry.

Jenis-jenis Karakter

Dari berbagai karakter yang ada dapat dikategorikan menjadi 2 jenis karakter yaitu karakter dalan wujud 2 dimensi dan wujud 3 dimensi. Adapun sebagai contoh wujud karakter 2 dimensi yaitu Wayang, Kartun, dan anime, contohnya seperti kartun Transformer dan anime One Piece. Untuk karakter dengan wujud 3 dimensi yaitu kartun Final Fantasy, Monster Inc, Finding Nemo, dan lain-lain. Animasi 3 Dimensi disebut juga sebagai CGI (Computer Generated Imagery).

Tahapan Pengembangan Karakter Animasi

Sebelum memulai pekerjaan untuk membuat sebuah animasi, terdapat beberapa hal yang harus kita lakukan terlebh dahulu guna untuk melihat animasi seperti apa yang ingin dibuat dan dengan cerita apa. Hal ini tentunya perlu dilakukan suatu riset sebelum pra produksi. Adapun riset yang dilakukan adalah diantaranya adalah:

  1. Menentukan tema cerita dan tujuan cerita
  2. Membuat sinopsi dan skrip
  3. Memunculkan karakter, sifat, dan ciri yang sesuai dengan sinopsis yang telah dibuat
  4. Pengumpulan dokumentasi, termasuk setting, props, dan lokasi.

Setelah proses riset dan pengumpulan data selesai, selanjutnya masuk ke stage lebih tinggi yaitu pra-produksi. Dimana pada tingkat ini seorang animator dan timnya bekerja untuk mendesign, merancang, dan menentukan standard warna yang pas pada sebuah karakter, props, sets, dan lokasi. Jika pada tahap ini telah disepakati bersama, maka selanjutnya masuk pada tahapan storyboard yang gunanya untuk memvisualisasikan adegan dan pose yang nantinya akan tampil dalam film tersebut berdasarkan naskah yang sudah ada. Adapun bentuk dari storyboard meliputi:

  1. Gambar visual
  2. Sound effect
  3. Dialog
  4. Adegan, dan
  5. Durasi

Sebagai seorang animator, tentunya harus memiliki prinsip-prinsip dasar yang dijadikan sebagai patokan dalam pembuatan karakter animasi. Dibutuhkan kedisplinan dan pengaturan rangkaian gerakan-gerakan alami seperti makhluk hidup terutama gerakan manusia. Ada 12 prinsip dasar yang harus di perhatikan oleh para animator yaitu,

  1. Pose dan gerakan antara (Pose-To-Pose Action and Inbetween)
  2. Pengaturan waktu (Timing)
  3. Gerakan sekunder (Secondary Action)
  4. Akselerasi gerak (Ease In and Out )
  5. Antisipasi (Anticipation)
  6. Gerakan penutup dan perbedaan waktu gerak (Follow Through and Overlapping Action)
  7. Gerak melengkung (Arcs)
  8. Dramatisasi gerakan (Exaggeration)
  9. Elastisitas (Squash and Stretch)
  10. Penempatan di bidang gambar (Staging)
  11. Daya tarik karakter (Appeal)
  12. Penjiwaan peran (Personality

23 September 2009

Apa sih drum??

Drum, apa tuh??cara maen drum gimana sih??pertanyaan - pertanyaan itu biasanya muncul buat orang - orang yang ingin masuk ke dunia musik, khususnya ingin menjadi drummer. drum pada konsepnya, adalah alat musik yang dipukul menggunakan suatu tongkat kecil yang biasa disebut 'stik drum', dan orang yang memainkannya disebut 'drummer'. mudah dimengerti kan??tidak hanya sampai disitu. untuk memainkan drum, juga dibutuhkan pengetahuan mengenai alat drum itu sendiri, agar drum dapat dimainkan dengan benar dan tepat.

Bagian Drum bermacam-macam. Ada snare, tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla... dll. namun yang akan dibahas disini adalah drum pada umumnya. sebuah settingan drum yang lazim dijumpai di studio - studio band, atau sebuah panggung musik sederhana biasanya terdiri dari snare, tom - tom, bass drum ( lengkap dengan pedalnya ), cymbal, dan hi-hat.


SNARE
inilah bagian paling penting dalam drum, tidak ada satu set drum manapung yang tidak memiliki snare sebagai bagiannya. bagian inilah yang paling sering dipukul saat drum dimainkan
snare biasanya berukuran 10" sampai 15", tetapi yang paling biasa digunakan adalah ukuran 14". Yang membuat perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Di bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang sebenarnya dinamakan Snare Wire /Strainer. Benda itulah yang membuat perbedaan pada snare drum. Jika anda memukul head atasnya maka snare wire dibawah segera merespon, dengan cara 'memukul' kembali head bawah dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya 'nyawa' dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.


BASS DRUM

Juga merupakan salah satu fondasi utama drumset selain snare. bass drum adalah bagian drum yang terletak di bawah. posisinya tegak berdiri, dimainkan dengan cara menginjak pedal pemukul. Bass drum tidak terlalu berbeda dengan tom-tom ( akan dibahas selanjutnya ), hanya bass drum mempunyai diameter yang lebih besar, 16", 18", 20", 22", 24" dan bahkan 26" atau lebih. suara bass drum juga tidak seperti tom-tom yang bersuara "Dung..." tetapi cenderung bersuara "Dug..." (lebih mati suaranya). Kayu bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan untuk ketahanan drum itu.


TOM - TOM
sering mendengar suara seperti gendang saat ada orang bermain drum??suara seperti "dung - dung"?? yak, itulah suara tom - tom. atau lebih tepatnya mounted tom - tom. tom - tom terbagi dua, ada yang disebut mounted tom - tom, dan floor tom. apa bedanya?? Tom-tom terdiri atas berbagai macam ukuran baik dalam kedalamannya dan diameternya. Ukuran suatu tom - tom biasanya ditulis 12x10 yang maksudnya adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6", dan berlanjut ke 8", 10", 12", 13", 14", 15", 16", 18" dan 20". Ukuran tom-tom 14" keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletakannya juga. floor tom biasanya diletakkan di kanan/kiri bawah. di bagian luar kaki ( tergantung mana kaki yang dominan untuk menginjak pedal bass ). Kayu pada tom-tom biasanya mempunyai ketebalan dari 4 sampai 10 mm. Semakin tipis kayu maka suara yang dihasilkan semakin kaya dan sensitive. Sedangkan semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.


CYMBAL
Bingung dengan piringan yang ada pada drumset? itulah cymbal. komponen yang lagi - lagi merupakan elemen penting pada drumset, selain snare dan bass drum. cymbal terdiri dari 4 jenis :
  • Hi-hat Cymbal
  • Terletak di sebelah kiri, bebentuk 2 piringan hitam yang saling menjaga. Berguna untuk menjaga waktu/tempo. terdiri atas sepasang cymbal. berukuran 8" sampai 15". dapat diatur kerapatannya dengan menginjak pedal hi-hat.
  • Ride Cymbal
  • Sering mendengar suara 'ting-ting' seperti lonceng saat seseorang bermain drum? besar kemungkinan itu adalah suara dari cymbal ini. cymbal ini kebanyakan tidak dimainkan dengan cara dipukul untuk menghasilkan suara keras, namun sama seperti hi-hat untuk menjaga tempo, hanya saja suaranya lebih unik. Hanya terdiri dari satu cymbal tetapi berukuran besar 18" sampai 22".
  • Crash Cymbal
  • Inilah yang paling diandalkan untuk memberi efek 'ramai' dalam permainan drum. Berguna untuk memberi phrase/nada pada suatu lagu. Berukuran 13" sampai 22" tergantung dari selera pemain.
  • Efek Cymbal
  • Efek cymbal terdiri atas Splash, bell, china dan swiss. Berguna untuk memberi 'warna' khusus pada suatu lagu. Splash dan bell biasanya berukuran 6" sampai 12" dan untuk china dan swiss biasanya berukuran 16" sampai 22".


Semua bagian - bagian diatas disokong oleh tiang - tiang yang disebut 'hardware'.
Hardware terdiri atas berbagai macam bentuk dan fungsi:

  • Pedal:
  • Berguna untuk memukul bass drum, juga tersedia double pedal, yaitu pedal yang menggunakan 2 pedal dan 2 pemukul atau beater untuk mendapatkan suara yang lebih pada bass drum.

  • Hihat stand:
    Untuk menempatkan hihat cymbal yang terdiri atas 2 buah cymbal sehingga anda dapat membuka dan menutup kedua cymbal itu dengan kaki kiri anda.

  • Cymbal stand:
    Untuk menempatkan segala macam jenis cymbal kecuali hihat.

  • Snare stand:
    Untuk menempatkan Snare drum dan anda dapat merubah posisinya sesuka anda.

  • Tom holder/tom stand:
    Berguna untuk memasang tom-tom

  • Gimana??udah mulai ngerti tentang drum kan??gak rumit kok. tunggu postingan selanjutnya ya..